Kamis, 31 Oktober 2024 |Para mahasiswa dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe yang menjalani program On the Job Training (OJT) di Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon secara resmi dijemput kembali ke kampus oleh dosen pembimbing mereka. Acara ini ditandai dengan sambutan hangat yang disampaikan oleh Ibu Ranie Sayulina, S.H.I., S.K.H., M.H., Wakil Ketua Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon, yang turut mengapresiasi antusiasme dan semangat para mahasiswa dalam menyerap ilmu serta pengalaman selama menjalani OJT.
Dalam sambutannya, Ibu Ranie menekankan pentingnya sinergi antara lembaga peradilan dan dunia akademik sebagai sarana memperkuat kualitas sumber daya manusia dalam bidang hukum. Beliau juga berharap agar pengalaman yang didapatkan di Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon dapat menjadi bekal berharga bagi para mahasiswa dalam menapaki karier mereka di masa depan.
Acara ini turut dihadiri oleh Bapak Tri Susela, S.H., Sekretaris Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon, dan Ibu Melizar S., S.Pd., M.H., selaku Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Ortala. Keduanya juga memberikan motivasi dan pesan-pesan inspiratif kepada para mahasiswa, mengajak mereka untuk terus berinovasi dan berkontribusi bagi masyarakat.
Para mahasiswa mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas ilmu dan pengalaman yang telah mereka peroleh selama menjalani OJT. Mereka mengaku mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang dunia peradilan syariah, khususnya dalam bidang pelayanan hukum yang berintegritas dan profesional di Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon.
Acara penjemputan ini menandai berakhirnya masa OJT para mahasiswa, namun hubungan baik antara Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon dan IAIN Lhokseumawe diharapkan dapat terus terjalin untuk meningkatkan kualitas pendidikan hukum syariah di Aceh.
#humasmahkamahagung
#dirjenbadillag
#msaceh
#mslhoksukon
#mahkamahagung #mahkamahagungri
#mahkamahsyariyah
#wilayahbebaskorupsi
#wbk
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Dalam amanatnya, Ibu Ranie mengingatkan pentingnya semangat persatuan dan kesatuan yang ditunjukkan oleh para pemuda sejak Sumpah Pemuda dideklarasikan pada tahun 1928. Beliau menekankan bahwa generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu dengan membawa Indonesia maju, sesuai dengan cita-cita bangsa.
Upacara ini berlangsung khidmat dengan peserta yang terdiri dari pegawai dan pejabat di Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon. Momen ini juga menjadi pengingat untuk semakin memperkokoh rasa kebangsaan dan memupuk semangat untuk berkarya bagi kemajuan Indonesia.
Ucapan selamat juga mengalir dari berbagai pihak, berharap agar Bapak Anshari Utama mampu membawa perubahan positif dan memberikan kontribusi yang berarti dalam pelayanan hukum di Pengadilan Agama Binjai. Semoga pelantikan ini menjadi awal dari perjalanan yang sukses dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme pelayanan peradilan bagi masyarakat.




Kegiatan ini juga menjadi momen penting dalam meningkatkan koordinasi lintas sektor antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, serta organisasi masyarakat sipil. Harapannya, kampanye yang akan diluncurkan dapat berdampak signifikan dalam mencegah kekerasan terhadap anak dan perempuan serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan inklusif.










