Rabu, 26 Februari 2025 |Ketua Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon, Bapak Zulfikri, S.H.I., M.H., mengikuti kegiatan Persiapan Sidang Isbat Kesaksian Rukyat Hilal Awal Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah 1446 H yang diselenggarakan oleh Direktorat Peradilan Agama secara daring pada Rabu (26/02).
Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan koordinasi antara Mahkamah Syar’iyah/ Pengadilan Agama di seluruh Indonesia dalam pelaksanaan sidang isbat yang menjadi bagian dari penentuan awal bulan Hijriyah, khususnya dalam kalender Islam.
Dalam pertemuan ini, Direktorat Peradilan Agama memberikan arahan terkait mekanisme pelaksanaan sidang isbat kesaksian rukyat hilal, standar operasional, serta tata cara verifikasi dan pencatatan laporan kesaksian yang akan menjadi dasar dalam penetapan awal bulan Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah 1446 H.
Sebagai lembaga peradilan yang berwenang dalam menangani perkara di bidang hukum Islam, Mahkamah Syar’iyah memiliki peran penting dalam proses ini, khususnya dalam memastikan bahwa kesaksian rukyat hilal berjalan sesuai dengan ketentuan syariat Islam dan hukum positif di Indonesia.

Ketua Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon menyatakan bahwa partisipasi dalam kegiatan ini sangat penting sebagai bentuk kesiapan dalam mendukung kelancaran sidang isbat di tingkat daerah. “Sidang isbat kesaksian rukyat hilal merupakan momen penting dalam penentuan awal bulan hijriyah, sehingga diperlukan pemahaman dan koordinasi yang baik agar proses ini berjalan dengan lancar dan sesuai dengan regulasi yang berlaku,” ujar beliau.
Dengan adanya persiapan ini, diharapkan pelaksanaan sidang isbat kesaksian rukyat hilal di Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon dapat berlangsung dengan baik dan memberikan kepastian bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
#humasmahkamahagung
#dirjenbadillag
#msaceh
#mslhoksukon
#mahkamahagung #mahkamahagungri
#mahkamahsyariyah
#wilayahbebaskorupsi
#wbk
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.


Pada rapat ini, masing-masing bagian menyampaikan laporan perkembangan tugas dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pekerjaan. Beberapa aspek yang menjadi perhatian dalam evaluasi kali ini mencakup peningkatan efisiensi penyelesaian perkara, optimalisasi layanan publik, serta implementasi reformasi birokrasi dalam rangka pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Dengan adanya rapat Monev ini, diharapkan Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon dapat terus meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas dalam memberikan layanan hukum yang berkualitas kepada masyarakat.
Rapat ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi kebijakan strategis dalam manajemen sumber daya manusia di Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon, guna mendukung peningkatan profesionalisme aparatur peradilan.



Kegiatan ini dipandu langsung oleh narasumber yang kompeten dari Mahkamah Agung RI. Dalam penjelasan mereka, narasumber memaparkan berbagai fitur baru dan penyempurnaan teknis yang dirancang untuk menyederhanakan proses administrasi perkara serta meningkatkan akurasi data yang dikelola oleh sistem.

Dalam sambutannya, Ketua Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon menyampaikan apresiasi atas inisiatif kerjasama yang bertujuan memperkuat sinergi antara institusi penegak hukum dalam menjaga ketertiban dan keteraturan dalam wilayah hukum Provinsi Aceh. Beliau menekankan pentingnya pengamanan dari pihak kepolisian yang terintegrasi dalam pelaksanaan tugas-tugas Mahkamah Syar’iyah, seperti pelaksanaan sidang ditempat (descente), sita, dan eksekusi.
Dalam kunjungannya, Tim Sosialisasi dan Supervisi didampingi oleh Ketua Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon, Wakil Ketua, Para Hakim dan Sekretaris Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon berkeliling melihat langsung keadaan keamanan di lingkungan kantor Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon, ruang persidangan, ruang tunggu sidang, ruang tunggu jaksa, ruang PTSP, ruang mediasi, ruang tamu terbuka, hingga ruang tahanan.


Kegiatan ditutup dengan doa bersama, mencerminkan harapan dan semangat baru untuk melangkah lebih maju di tahun 2025. Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat.