Senin, 30 Juni 2025 | Pengantar Alih Tugas dan Perpisahan Ketua & Wakil Ketua Lama Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon
Suasana haru dan penuh kekeluargaan menyelimuti acara Pengantar Alih Tugas dan Perpisahan Ketua dan Wakil Ketua Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon yang digelar pada Senin, 30 Juni 2025. Acara ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus pelepasan secara resmi kepada Bapak Zulfikri, S.H.I., M.H., yang kini telah dilantik sebagai Ketua Mahkamah Syar’iyah Sukamakmue, dan Ibu Ranie Sayulina, S.H.I., S.K.H., M.H., yang kini mengemban amanah baru sebagai Ketua Mahkamah Syar’iyah Sabang.
Selama memimpin Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon, keduanya dikenal sebagai sosok pemimpin yang berdedikasi tinggi, berintegritas, dan membawa banyak perubahan positif, khususnya dalam pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Dalam sambutan perpisahannya, Bapak Zulfikri menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kerja sama dan dukungan seluruh aparatur selama masa kepemimpinannya. Beliau juga berpesan agar semangat kebersamaan dan profesionalisme yang telah terbangun dapat terus dijaga dan ditingkatkan.
Sementara itu, Ibu Ranie dalam kesan dan pesannya menyampaikan harapan agar Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon terus menjadi satuan kerja yang unggul, solid, dan tetap menjadi teladan dalam penegakan hukum berbasis nilai-nilai syariat Islam di wilayah Aceh Utara.
Acara ini juga menjadi momen perkenalan dan sambutan dari Ketua Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon yang baru, yaitu Bapak Muzakir, S.H.I., M.H. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa hormat atas capaian yang telah diraih oleh kepemimpinan sebelumnya, serta mengajak seluruh jajaran untuk bersama-sama melanjutkan program-program strategis yang telah berjalan dengan baik.
Acara ini juga menjadi momen perkenalan dan sambutan dari Ketua Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon yang baru, yaitu Bapak Muzakir, S.H.I., M.H. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa hormat atas capaian yang telah diraih oleh kepemimpinan sebelumnya, serta mengajak seluruh jajaran untuk bersama-sama melanjutkan program-program strategis yang telah berjalan dengan baik.
“Saya bukan datang untuk menggantikan, tetapi untuk melanjutkan estafet perjuangan yang telah diletakkan pondasinya oleh pemimpin sebelumnya. Mari kita jaga semangat kebersamaan ini demi kemajuan Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon ke depan,” ujar beliau.
Acara diakhiri dengan pemberian cenderamata, foto bersama, serta doa dan harapan agar Bapak Zulfikri dan Ibu Ranie senantiasa diberi keberkahan dalam menjalankan amanah di tempat tugas yang baru.
#humasmahkamahagung
#dirjenbadillag
#msaceh
#mslhoksukon
#mahkamahagung #mahkamahagungri
#mahkamahsyariyah
#wilayahbebaskorupsi
#wbk

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini diikuti oleh Panitera Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon, Bapak Fauzan, S.H., M.H., beserta jajarannya, yaitu para Panitera Muda serta Tim IT Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon. Mereka tampak antusias mengikuti paparan yang disampaikan oleh narasumber dari Badilag terkait mekanisme dan implementasi aplikasi EAC sebagai sistem baru dalam proses administrasi perkara secara elektronik.
Dalam arahannya, pihak Badilag menekankan pentingnya kesiapan seluruh satuan kerja dalam mendukung sistem EAC, baik dari aspek infrastruktur, SDM, maupun komitmen terhadap layanan berbasis digital. Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon menyambut baik hal ini sebagai bagian dari komitmen dalam pembangunan Zona Integritas serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Kegiatan ditutup dengan pembacaan doa dan penghormatan terakhir kepada Sang Saka Merah Putih, sebagai simbol cinta tanah air dan pengabdian kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.






Dengan mengusung tema nasional “Bangkit untuk Indonesia Emas”, upacara ini menjadi momentum reflektif bagi seluruh pegawai Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga semangat kolaborasi, serta berkontribusi nyata dalam membangun peradilan yang modern dan terpercaya.
Almarhumah wafat pada hari Jum’at malam, 16 Mei 2025, pukul 21.45 WIB. Kunjungan takziah ini merupakan bentuk empati dan solidaritas dari seluruh keluarga besar Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon atas musibah yang menimpa salah satu anggotanya.
“Atas nama pimpinan dan seluruh keluarga besar Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhumah diampuni segala dosanya, diterima amal ibadahnya, dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ucap Ketua Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon saat menyampaikan takziah.

Bimbingan teknis ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi para tenaga teknis, serta menjadi langkah strategis dalam mewujudkan pelayanan peradilan agama yang responsif terhadap kebutuhan kelompok rentan. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya mendukung penguatan akses keadilan dan implementasi reformasi peradilan yang berkelanjutan di bawah naungan Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Partisipasi aktif Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen terhadap transparansi dan pengelolaan anggaran yang profesional, sejalan dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik dan mendukung keberhasilan pembangunan nasional.
Bimbingan teknis ini mengangkat tema yang sangat relevan, yakni “Perlindungan Hak Asasi Manusia dalam Penyelesaian Hukum Keluarga”, dengan menghadirkan narasumber utama Yang Mulia Hakim Agung dari Kamar Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia.
Partisipasi Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen lembaga dalam memperkuat profesionalisme aparatur peradilan agama, demi menghadirkan keadilan yang lebih berperspektif pada perlindungan hak-hak dasar masyarakat.