Senin, 14 April 2025 |Mengawali pekan kedua di bulan April 2025, Mahkamah Syar’iyah (MS) Lhoksukon menggelar rapat pembinaan internal pada Senin, 14 April 2025, bertempat di ruang sidang utama. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon, Bapak Zulfikri, S.H.I., M.H., dan diikuti oleh seluruh aparatur, mulai dari unsur pimpinan, hakim, pejabat struktural dan fungsional, hingga pegawai honorer.
Rapat pembinaan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kedisiplinan, integritas, serta kualitas pelayanan publik di lingkungan MS Lhoksukon. Dalam arahannya, Ketua MS Lhoksukon menekankan pentingnya menjaga kekompakan, profesionalisme, dan semangat melayani, terlebih dalam konteks pelaksanaan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
“Kita semua punya tanggung jawab yang sama dalam menjaga marwah lembaga ini. Kedisiplinan dan integritas bukan hanya slogan, tapi harus menjadi budaya kerja kita sehari-hari,” tegas beliau.

Selain pembinaan kedisiplinan, rapat ini juga membahas evaluasi kinerja triwulan pertama tahun 2025 serta tindak lanjut dari hasil pengawasan internal dan eksternal. Beberapa catatan penting disampaikan oleh para hakim pengawas bidang, termasuk masukan untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen bersama, diharapkan seluruh aparatur MS Lhoksukon dapat terus menjaga performa terbaik dan memberikan pelayanan yang prima serta berkeadilan.
#humasmahkamahagung
#dirjenbadillag
#msaceh
#mslhoksukon
#mahkamahagung #mahkamahagungri
#mahkamahsyariyah
#wilayahbebaskorupsi
#wbk
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.
















Pada rapat ini, masing-masing bagian menyampaikan laporan perkembangan tugas dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pekerjaan. Beberapa aspek yang menjadi perhatian dalam evaluasi kali ini mencakup peningkatan efisiensi penyelesaian perkara, optimalisasi layanan publik, serta implementasi reformasi birokrasi dalam rangka pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Dengan adanya rapat Monev ini, diharapkan Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon dapat terus meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas dalam memberikan layanan hukum yang berkualitas kepada masyarakat.
Rapat ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi kebijakan strategis dalam manajemen sumber daya manusia di Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon, guna mendukung peningkatan profesionalisme aparatur peradilan.

